BNNP Jateng Ungkap Transaksi Shabu di Stasiun Semarang Tawang Jaringan Jepara

Semarang,JawaTengahNews.com- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah berhasil mengungkap tindak pidana peredaran narkotika jenis shabu di depan Stasiun Semarang Tawang, Kota Semarang yang merupakan jaringan Jepara, pada hari Minggu (7/4), pukul 01.00 WIB.

Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol. Muhammad Nur mengatakan, setelah Satgas pemberantasan BNNP Jateng menerima informasi dari masyarakat akan adanya transaksi narkotika di Stasiun Semarang Tawang, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.

Pada pukul 01.00 WIB, petugas melihat seseorang berbadan gemuk memakai jaket hitam menghampiri seseorang berjaket kuning yang duduk di sepeda motor Vario tanpa Nopol. Karena curiga, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap kedua orang tersebut. Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 1 kotak kardus berisi bungkus plastik serbuk putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 100 gram, ungkap Muhammad Nur saat rilis kasus, di kantor BNNP Jateng, Jumat (12/4).

Para pelaku yakni YA (39) warga kelurahan Mintaragen, Kota Tegal, AF (21) warga kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, dan Nurkhan alias Enggle (43) yang merupakan warga binaan LP Kelas IIB Pati.

Muhammad Nur menuturkan, Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka AF disuruh oleh seseorang bernama Enggle yang tak lain warga binaan LP Pati untuk mengambil narkotika dari Jepara ke Semarang. Setelah itu dirinya diperintah untuk memberikan 3,5 gram sabu kepada seseorang yang tak dikenalnya di depan Stasiun Semarang Tawang.

Setelah keduanya tertangkap, diketahui penerima narkotika tersebut adalah YA yang berangkat dari Tegal ke Semarang menggunakan kereta api, tuturnya.

Ia menambahkan, Setelah BNNP Jateng berkoordinasi dengan Kalapas Pati dan mengamankan Enggle, dari tersangka Enggle berhasil diamankan barang bukti 2 buah HP yang digunakan untuk berkomunikasi dengan tersangka AF saat mengambil sabu di depan Stasiun Semarang Tawang. Diketahui Enggle sendiri saat ini sedang menjalani masa hukuman di LP Kelas IIB Pati atas kasus narkotika dengan vonis 4 tahun 8 bulan oleh PN Jepara.

Sementara dalam kasus shabu jaringan Jepara ini, barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 kotak kardus berisi bungkusan Kristal bening warna putih yang diduga narkotika jenis sabu seberat 100 gram, 1 unit sepeda motor Vario putih tanpa Nopol, 4 buah HP, dan 1 buah timbangan elektronik warna hitam, imbuhnya.

Para tersangka saat ini ditahan di Rumah Tahanan BNNP Jateng, dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), dan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal pidana mati.(vi)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini