Masih Banyak Konflik, Usulkan Perda Tempat Peribadatan

Semarang, JawaTengahNews.com- Masih banyaknya konflik dalam pendirian tempat peribadatan, harus disikapi serius oleh pemerintah. Regulasi yang ada saat ini dinilai masih menyulitkan. Maka Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Jawa Tengah mendorong penyusunan Perda Tempat Peribadatan di Jawa Tengah.

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Tengah Yudi Indras Wiendarto mengatakan, ibadah merupakan hak yang hakiki yang dimiliki oleh setiap orang. Pendirian tempat beribadah juga merupakan hak masing-masing. Namun dengan catatan, harus memenuhi persyaratan yang telah digariskan.

Ibadah itu kan hak hakiki manusia. Maka saat ini Perda tempat beribadah tengah didorong, agar nantinya mengurangi konflik yang ada di Masyarakat, kata Yudi pada wartawan usai dialog pemilu damai di Unisula Semarang, Kamis (11/4).

Yudi menegaskan, saat ini memang sudah ada regulasi yang mengatur tata cara dalam pembuatan tempat beribadah. Namun, Perda tersebut diharap mampu mengatur lebih detil sehingga semua pihak merasa nyaman dan mudah dalam pelaksanaannya.

Di sisi lain, Yudi mengingatkan jika bangsa Indonesia adalah bangsa yang majemuk. Memiliki banyak suku, bahasa, dan agama yang berbeda-beda. Keberagaman itu hendaknya tak menjadikan saling bermusuhan namun justru menguatkan rasa kebhinekaan.

Untuk itu, meski memiliki perbedaan, setiap masyarakat mesti saling menghormati. Dalam komunikasi pun harus intensif sehingga tidak terkesan terkotak-kotak.

Yudi menuturkan, Dalam hal agama, mungkin tidak bisa bersama. Tapi dalam hal menjaga persatuan kesatuan, kebersihan lingkungan, harus bersama-sama dengan gotong royong, tuturnya.

Ia menambahkan, Termasuk pada tahun-tahun politik seperti saat ini. Masyarakat Indonesia tidak boleh terpecah belah hanya gara-gara pilihan yang berbeda. Ia khawatir jika masyarakat Indonesia terpecah maka akan mudah diadu domba dan dimanfaatkan oleh pihak asing, pungkasnya.(vi)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini