Pelaku UKM Di Indonesia Masih Minim, Butuh Dukungan

Dialog Parlemen bertemakan Tumbuh kembangkan Usaha Kecil Mikro

Semarang, JawaTengahNews.com – Achsin Ma’ruf, Anggota Komisi B DPRD Jateng mengatakan, jumlah pelaku usaha kecil mikro ( UKM ) di Indonesia masih minim bila di banding dengan Negara-negara lain. Padahal pelaku UKM adalah tulang punggung negara, bahkan saat krisis pun mereka mampu bertahan. Maka pemerintah harus dapat mensuportnya.

Pernyataan tersebut di sampaikan Achsin Ma’ruf, Anggota Komisi B DPRD Jateng saat Dialog Parlemen dengan tema Tumbuh Kembangkan Usaha Kecil Mikro, yang di selenggarakan oleh Humas DPRD Jateng bekerjasama dengan Radio MNC Trijaya FM, bertempat di FEB Undip Tembalang Kota Semarang, senin, (11/03).

Lebih lanjut Achsin mengatakan Mereka butuh dorongan dan motivasi, Pemprov Jateng mendukung mereka untuk menembus pangsa internasional. Dengan upaya bagaimana menumbuhkembangkan UKM. Pemerintah juga harus hadir bagaimana masyarakat bisa berwirausaha. Termasuk mendukung pertumbuhan dengan arah market modern, mengikuti era digitalisasi yang inovatif dan kreatif, kata Achsin.

Sementara itu, Bima Kartika, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Jateng, menambahkan Jumlah pelaku usaha kecil mikro di Indonesia masih jauh di banding dari negara ASEAN lainnya, hanya berkisar 3,7% atau 4,8 juta dari total jumlah penduduk. Padahal salah satu indikasi negara makmur adalah, jika jumlah pelaku usaha, banyak, imbuhnya.

Bima Kartika menuturkan , jumlah UKM di negara di Asia seperti Tailand berkisar 4,5%, Malaysia 5% dan Singapura 7% dari total penduduk. Sedangkan jumlah UKM di Negara maju seperti Amerika dan China sudah di atas 12% .

Saat ini bagaimana peran pemerintah untuk mendorong dengan cepat untuk menjadi wirausahawan, sehingga di butuhkan strategi untuk meningkatkan UKM. Diantaranya pendekatan sumber daya manusia, lewat latihan di balai latihan, dan membentuk kelompok UKM, tuturnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undip Dr Suharnomo mengatakan,bahwa kebijakan pemerintah bisa mendorong pelaku UKM. Termasuk juga keterlibatan peran perguruan tinggi. Perguruan tinggi pun mensupport bagi mahasiswa juga dalam menggerakan untuk menjadi seorang wirausaha, ujarnya.(vi)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini