Penguatan UMKM Melalui Penerapan Digital UMKM

Dialog Parlemen Dengan Tema Penguatan UMKM Jateng

Semarang, JawaTengahNews.com- Penguatan UMKM di Jawa Tengah perlu dukungan sejumlah pihak. Pasalnya, jika UMKM tumbuh berkembang, dan kuat maka tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat pula.

Demikian di sampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng Sri Marnyuni dalam Dialog Parlemen dengan tema Penguatan UMKM Jateng, yang di selenggarakan oleh Humas DPRD Jateng dan bekerjasama dengan MNC Trijaya, Senin(11/112019) bertempat di Hotel Noormans Semarang.

Lebih lanjut, Sri Marnyuni berharap, agar proses perijinan, bantuan perbankan untuk modal, dan pendampingan peningkatan SDM pelaku UMKM makin dikuatkan. Dengan adanya pendampingan untuk penguatan digitalisasi, ujarnya.

Untuk menghindari adanya praktik monopoli, harus ada kepastian hukum. Selain itu juga pendampingan penguatan digital,tuturnya.

Sementara itu Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Jateng Dodi Sriyanto ST MM, mengatakan Kendala yang masih dihadapi para pelaku UMKM di Jateng adalah, masih belum maksimalnya penggunaan internet untuk melakukan promosi. Pasalnya, belum semuanya bisa memanfaatkannya, karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

Dodi menambahkan, oleh karena itu, pihaknya selalu mendukung dan mendorong serta memberi pelatihan bagi pelaku UMKM untuk menggunakan internet, serta memberi ruang bagi pelaku UMKM, untuk mempromosikan produknya dalam website yang telah disediakan secara online, katanya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini juga sudah melakukan inovasi memudahkan para pelaku usaha UMKM untuk mengikuti pendaftaran maupun pembinaan melalui Online yang di beri nama SIPENTOL (Sistim Pendaftaran Online).

Jadi temen-temen UKM yang ingin di bina oleh kami bisa melakukan pendaftaran secara langsung lewat SIPENTOL. Pendaftaran ini bisa di akses langsung lewat SIPENTOL siapa siapa saja yang di bina semua kelihatan dan tidak harus datang.

Perlu di ketahui saat ini Jumlah pelaku UMKM di Jateng mencapai 3.776.843 untuk usaha mikro, 354 usaha kecil 39.125 usaha mikro dan 3.358 usaha besar, imbuhnya.(vt)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini