Polda Jateng Gelar Operasi Patuh Candi 2019 Untuk Meminimalisir Lakalantas

Wakapolda Jateng Brigjen Pol. Drs. Ahmad Luthfi di damping Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Rudi Antariksa saat Memeriksa Pasukan Dalam Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Operasi Patuh Candi 2019 Di Halaman Mapolda Jateng, Kamis (29/8/2019)

Semarang,JawaTengahNews.com – Polda Jateng Menggelar Apel Pasukan Operasi Patuh Candi 2019, sebagai upaya untuk mewujudkan keamanan dan keselamatan lalu lintas di wilayahnya Dan Untuk Meminimalisir Kecelakaan Lalu Lintas.

Apel Pasukan Operasi Patuh Candi 2019, dipimpin langsung oleh Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs Ahmad Luthfi dan dihadiri oleh Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol.Rudi Antariksa dan Pejabat utama Polda Jateng.

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Drs Ahmad Luthfi mengatakan Operasi Patuh Candi ini digelar di seluruh Indonesia dan dilaksanakan mulai Kamis, 29 Agustus 2019 sampai 11 September 2019. Operasi ini di gelar selama 14 hari.

Salah satu yang diutamakan adalah saat berkendaraan pengguna jalan diharuskan fokus dan konsentrasi, untuk menjaga keselamatan dalam berlalu lintas, ujar Wakapolda Jateng, di Mapolda Jateng, Kamis (29/08/2019).

Wakapolda Jateng menuturkan, Dari data kecelakaan lalu lintas Operasi Patuh Candi 2018 lalu tercatat sebanyak 423 kejadian kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), mengalami kenaikan 9% dibandingkan dari periode yang sama dari tahun sebelumnya hanya 392 kejadian Lakalantas.

Akibat Lakalantas pada tahun 2018, korban meninggal dunia sebanyak 36 orang, mengalami kenaikan 12 orang atau 43% dibandingkan dari periode yang sama tahun sebelumnya, hanya sebanyak 24 orang, tuturnya.

Dia menambahkan jumlah korban luka berat dalam operasi patuh candi 2018, sebanyak 30 orang, mengalami penurunan 21% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya hanya 38 orang.

Jumlah pelanggar lalu lintas, pada operasi patuh candi 2018 mencapai sebanyak 125.650 pelanggar lalu lintas, mengalami penurunan 11% dibandingkan 2017 hanya 141.539 pelanggar lalu lintas.

Sementara itu, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol.Rudi Antariksa mengatakan, operasi keselamatan dan keamanan lalu lintas ini diadakan dengan tujuan, menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar.

Pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2019 menetapkan delapan prioritas penindakan. Diantaranya pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm standar, pengemudi roda empat atau lebih yang tidak menggunakan Safety Belt.

Kemudian bagi pengemudi roda empat yang melebihi batas maksimal kecepatan, pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus, pengemudi yang mabuk pada saat mengemudikan kendaraan bermotor, pengendara motor yang masih dibawah umur.

Juga pengendara yang menggunakan handphone pada saat mengemudikan kendaraan bermotor dan kendaraan motor yang menggunakan lampu strobo atau serine, kata Kombes Pol Rudi.

Ia menambahkan, Operasi ini juga bertujuan untuk meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas. Selain itu, meningkatkan ketertiban dan kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Kami berharap supaya para pengemudi menyiapkan surat-surat lengkap seperti SIM, STNK yang masih hidup pajaknya dan cek kondisi kendaraan dalam keadaan aman dan bisa digunakan, pungkasnya.(vt)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini