Semangat Nasionalisme-Patriotisme Era Milenial Harus terus Di Pupuk

Dialog Parlemen Dengan Tema Nasionalisme-Patriotisme Era Milenial

Semarang, JawaTengahNews.com- Generasi milenial adalah warga negara Indonesia yang memiliki hak serta kewajiban yang sama dengan warga Negara dari generasi lainya. Sejatinya generasi milineal sudah melakukan banyak hal untuk zamanya, Generasi muda milenial muncul dengan segala karakteristiknya di dalam ekosistem digital yang mendominasi.

Untuk itu, Semangat Nasionalisme dan Patriotisme harus terus didengungkan kepada generasi milenial. Agar, rasa Nasionalis dan Patriotisme tidak hilang akibat tergerus oleh globasisasi dan perkembangan teknologi.

Bambang Joyo Supeno dari Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, saat acara Dialog Bersama Parlemen Jawa Tengah dengan tema Nasionalisme-Patriotisme Era Milenial yang di selenggarakan oleh Humas DPRD Jateng bekerja sama dengan Radio MNC Trijaya bertempat di Noormans Hotel Semarang, Rabu (14/8/2019) mengatakan, bahwa pentingnya formula pendekatan untuk kemudian menanamkan jiwa nasionalis patriotisme kepada generasi milenial, untuk menanamkan jiwa semangat juang generasi muda ini agar terus bisa menegakkan nasionalisme. Sebab sesuai era milenial, era milineal tidak bisa lepas dari globalisasi.

Dalam formula tersebut diharapkan mampu memberikan pemahaman untuk merubah karakter ide, perilaku, dan keputusan yang semua itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai patriotisme, kata Bambang.

Sementara itu, akademisi dari Untag Semarang, Prihatin Tyanto P Hutomo mengatakan, era milenial sangat kritis, di satu sisi ada positip dan negatifnya. generasi milenial saat ini cenderung menginginkan segala sesuatunya serba cepat dan instan.

Kita sebagai generasi pendahulu harus bisa memberikan contoh-contoh dengan mengimplementasikan nilai-nilai sejarah buku, sejarah masa yang bertemakan nasionalis dan patroitisme masuk ke dunia milenial ini, dan untuk menjadi Negara maju di tentukan mindset kita, nasionalisme yang bisa mewujudkan patriotisme, ujarnya.

Di dalam kemudahan mendapatkan informasi dalam era globalisasi ini, ia pun mengingatkan agar generasi milenial tidak mencerna informasi hanya sebatas permukaannya saja. Generasi milenial perlu pemikiran kritis dan menangkap segala bentuk informasi secara utuh, tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Sinung S Rahmadi mengatakan, kita sebagai generasi pendahulu harus bisa merangkul generasi milenial.

Sebagai upaya fasilitator kepada generasi milenial, pihaknya pun membuka ruang dialog untuk menangkap ide -ide atau usulan dari para generasi milenial terkait kepemudaan. Sehingga kita bisa mengetahui apa yang mereka mau dan apa yang kekinian. Dan hasil-hasil yang kita lakukan terhadap kaum milenial nyata, agar pesan-pesan yang di lakukan sampai ke kaum milenial ini. Karena Sangat penting adanya Keteladan dari semua pihak kepada generasi milenial ini tentang nasionalisme, pungkasnya.(vt)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini