Binterbusih Gelar Sosialisasi Sosmed Bagi Pelajar Asrama Amor

blank

Semarang, JawaTengahNews.com- Yayasan Bina Teruna Indonesia Bumi Cendrawasih (Binterbusih) pengelola asrama pelajar yang berasal dari Provinsi Papua khususnya daerah Kabupaten Timika, menyelenggarakan Bina Iman bertempat di Jalan Elang Kelurahan Mangunharjo, Kota Semarang, Jumat (28/02/2020)

Adapun Kegiatan ini bertema Sosialisasi Bijak Bermedia Sosial. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Heronimus Leong, S.Kom., M.Kom., DosenFakultas Ilmu Komputer Unika Soegijapranata Semarang. Sebanyak 80 pelajar SMP dan SMA penghuni asrama mengikuti kegiatan ini.

Heronimus Leong, S.Kom., M.Kom., Dosen Fakultas Ilmu Komputer Unika Soegijapranata Semarang mengatakan Penekanan pada besarnya arus informasi yang kita terima tidak dapat dibendung atau dicegah, hal ini akan menimbulkan masalah apabila kita tidak bijak mengelola informasi dan menyebarkannya dimedia sosial karena konsekwensi hukum Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik(ITE) No.11 Tahun 2008 bisa diberlakukan bagi yang menyalagunakan, katanya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan media sosial dapat membantu siswa untuk memilih Jurusan atau Fakultas di perguruan tinggi yang dikehendaki, yaitu dengan cara menelusur pada Universitas dan Fakultas yang dikehendaki, ketika masih kelas X, XI SMA, para siswa sudah mendaptkan informasi Perguruan Tinggi, yang baik ini akan mendorong siswa giat belajar, tuturnya.

Ia menambahkan, informasi itu penting bagi kita teruskan, ditelusur tetapi bila tidak perlu kita tinggalkan. Kita menyadari bahwa Tuhan memberi dua mata kita untuk melihat, dua telinga kita untuk mendengar dan satu mulut kita untuk berbicara, agar kita bijak dalam bersosial media, itu artinya secara fisik saat melihat dan mendengar kita diminta untuk menyaring informasi dua kali sebelum kita mengucapkannya melalui jari kita, imbuhnya.

Selain itu tugas utama pelajar adalah belajar sementara handphone dan sosial media adalah penujang, jangan sampai kita terlena, telah banyak pengalaman, banyak korban yang terganggu kesehatannya dan masa depannya hancur,karena tidak pandai mengunakan waktu di sosial media, ujarnya.

Sementara itu, Della selaku panitia penyelenggara mengatakan, acara ini sangat bermanfaat terutama bagi kaum muda yang sering menyalah gunakan sosial media, sepertilebih mengutamakan handphone daripada belajar, pungkasnya. (vt)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini