BNNP Jateng Sita Uang Dan Barang Hasil TPPU Narkotika Senilai Rp. 1 Milyar Lebih

Semarang, JawaTengahNews.com- Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) kasus narkotika jenis Sabu seberat 250 kg, berhasil di ungkap Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng, Setelah melakukan penyelidikan hampir satu tahun.

Dari kasus ini BNNP Jateng berhasil menyita uang tunai dan barang berharga lainya dengan total Rp.1 Milyar lebih. Ironisnya, para pelaku ini masih dalam satu keluarga.

Kepala BNNP Jateng Brigjen.Pol. Benny Gunawan mengatakan, Muzaidin (43) yang merupakan warga binaan di LP Kedungpane Semarang merupakan otak dari pencucian uang ini. Ia terpidana kasus narkoba dan dijatuhi hukuman 14 tahun penjara yang berperan sebagai bandar dan pengendali.

Dalam penangkapan kita berhasil membekuk tiga orang pelaku yang terdiri dari adik, anak dan menantu masing-masing di Jepara dan Sleman, kata Brigjen Benny Gunawan dalam rilis kasus, Selasa (18/2/2020). Di Kantor BNNP Jateng di Semarang.

Lebih lanjut Benny menuturkan , uang hasil kejahatan oleh pelaku ditransferkan ke anak dan menantunya Anna Muzaadah (30) dan Muhamad Hakim (29) dan adiknya Muhamad Diki (23).

Kemudian uang hasil kejahatan sebesar Rp 675, 7 juta tersebut disimpan di sebuah Koperasi Unit Desa Jepara dengan sistem penyimpanan berjangka dan sebagian dibelikan mobil, motor, jam mewah dan beberapa HP, tuturnya.

Benny menambahkan, Untuk total jumlah aset dan yang yang berhasil disita berjumlah Rp.1.030 Milyar. Sebelumnya pada tahun 2016 silam Muzaidin ini pernah ditangkap oleh Polres Jepara lantaran kepemilikan narkoba, imbuhnya.

Atas perbuatannya, para pelaku ini terancam hukuman pidana 20 tahun penjara dan dijerat dengan pasal 10 subsider ayat (5) jo pasal 10 UU RI nomor 8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan atau pasal 137 huruf a.b UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. (vt)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini