Kapolsek Tambak Polresta Banyumas Pimpin Patroli Hutan Bersama Polhut

blank

Banyumas, JawaTengahNews.com – Polsek Tambak intensifkan patroli di hutan pinus di wilayah Desa Watuagung Kecamatan Tambak kabupaten Banyumas.

Menyusul telah memasuki musim kemarau sehingga rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan , pencurian kayu hutan maupun penebangan liar.

Pohon pinus Perhutani yang mengering dapat menjadi pemicu kebakaran. Oleh karena itu, Polsek Tambak Polresta Banyumas Polda Jawa Tengah intensifkan patroli hutan, guna memantau aktivitas warga masyarakat sekitar hutan.

Patroli hutan bermaksud untuk mencegah tindakan orang tidak bertanggung jawab. Jangan sampai ada warga yang membakar sampah di hutan,” jelas Kapolresta Banyumas Kombes Pol Whisnu Caraka S.I.K melalui Kapolsek Tambak AKP Sitowati, S.H, Jum’at (28/8) usai patroli di hutan pinus gerumbul Plandi.

Upaya yang di lakukan Polsek Tambak dalam patroli Perhutani menerapkan upaya preventif, yaitu pemasangan spanduk berisi himbauan dan larangan.

Dalam spanduk disebut Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Bahwa Pasal 50 ayat 1 huruf D menyatakan setiap orang dilarang membakar hutan.

Selanjutnya, dalam Pasal 78 ayat 3 dijelaskan sanksi pidana bagi pelanggar terancam hukuman paling lama 15 tahun penjara. Juga denda sebanyak Rp 5 milyar, rinci Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menambahkan bahwa patroli gabungan tersebut bersama Asper atau KBKPH Gombong Utara Sdr. Toto Suwaranto dan Kepala Resort Pemangku Hutan Sdr. Midin serta Polisi Teritorial. Patroli sekaligus mengingatkan warga agar menepis niat untuk melakukan pencurian kayu di hutan.

Patroli di hutan pinus tak luput dengan pembagian masker ketika mendapatkan warga maayarakat hutan yang di temukan tidak memakai masker, karena ternyata masih ada juga yang tidak memakai masker saat keluar rumah, tutur Kapolsek.(Red)

TULIS KOMENTAR

Isi komentar anda
Tulis nama anda disini